Bangunan Nyaris Ambruk, SDN 40 Kapita Bangkala Jeneponto Butuh Penanganan Darurat



HALILINTARNEWS.id, JENEPONTO β€” Kondisi UPTD SDN No. 40 Kapita, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, kian mengkhawatirkan. Bangunan sekolah yang sudah rusak parah bahkan dikabarkan nyaris ambruk, sehingga membahayakan keselamatan 73 siswa dan tenaga pendidik.

Pantauan di lapangan media halilintarnews.id menunjukkan sejumlah ruang kelas dalam kondisi yang sangat memperihatinkan: atap bocor dan hampir runtuh, dinding retak di berbagai sisi, hingga lantai yang mulai ambles. Beberapa bagian bangunan terpaksa tidak digunakan karena dinilai terlalu berisiko. Siswa pun harus belajar berdesakan di ruangan lain yang masih dianggap aman, meskipun tetap dalam kondisi yang tidak layak.

Kepala Sekolah UPTD SDN No. 40 Kapita, Ahmad, S.Pd, dihadapan media ini kamis (30/7/2025) menyampaikan rasa cemas yang mendalam atas situasi ini.

> β€œKondisi sekolah kami nyaris ambruk. Atap sebagian ruangan sudah menggantung dan bisa runtuh sewaktu-waktu. Kami tidak bisa lagi menunggu lama. Ini soal nyawa anak-anak dan guru. Kami mohon agar pemerintah segera bertindak,” ujarnya penuh harap.

 

Ia menjelaskan bahwa pihak sekolah sudah berulang kali menyampaikan laporan dan permohonan perbaikan ke instansi terkait. Namun hingga kini belum ada realisasi yang jelas dari pihak pemerintah daerah maupun provinsi.

Ahmad menambahkan, meskipun kondisi bangunan nyaris roboh, semangat belajar para siswa tetap tinggi. Hal inilah yang membuat para guru terus bertahan dan menjalankan tugas mereka, meski dengan segala keterbatasan dan risiko.

> β€œKami tidak ingin ada korban baru akibat kelalaian terhadap infrastruktur pendidikan. Jangan tunggu ada kejadian baru bertindak. Perbaikan sekolah ini sifatnya darurat, bukan lagi sekadar prioritas,” tegas Ahmad.

Bacaan Lainnya

Kondisi ini turut memantik reaksi dari masyarakat sekitar, khususnya para orang tua siswa. Mereka khawatir setiap hari melepas anak-anak mereka belajar di sekolah yang nyaris ambruk. Harapan mereka satu: sekolah harus segera direnovasi atau dibangun ulang demi keselamatan dan masa depan anak-anak.

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *