Semarak HKG PKK ke-54, Ketua TP PKK Bantaeng Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal



HALILINTARNEWS.id, BANTAENG β€” Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, mendorong masyarakat untuk semakin mengoptimalkan potensi pangan lokal sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan keluarga.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Lomba Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) serta Lomba Administrasi PKK dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 di Gedung Balai Kartini Kabupaten Bantaeng, Minggu (20/9/2026).

Gunya hadir bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bantaeng, Hj. Rahma Arsyad. Kegiatan tersebut mengusung tema β€œKuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045.”

Lomba B2SA menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, kreativitas, dan keterampilan masyarakat dalam mengolah serta menyajikan pangan keluarga yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.

Dalam sambutannya, Gunya menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang perlombaan untuk menampilkan kreativitas peserta dalam mengolah makanan.

β€œLebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk pola konsumsi pangan serta perilaku hidup sehat. Karena itu, peran keluarga, khususnya ibu, sangat penting dalam memastikan ketersediaan makanan yang sehat, bergizi, dan aman bagi seluruh anggota keluarga.

Menurutnya, masyarakat juga perlu didorong untuk tidak bergantung pada satu jenis bahan pangan. Beragam sumber pangan yang tersedia di lingkungan sekitar dapat diolah menjadi menu keluarga yang bernilai gizi dan memiliki cita rasa yang baik.

Bacaan Lainnya

β€œKabupaten kita memiliki kekayaan pangan lokal yang sangat beragam, mulai dari sumber karbohidrat, protein, sayuran, buah-buahan hingga berbagai bahan pangan lokal lainnya. Kekayaan tersebut harus kita manfaatkan secara optimal sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan keluarga,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada perlombaan, tetapi dapat mendorong penerapan pola konsumsi B2SA dalam kehidupan sehari-hari serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan pangan lokal.

Lomba B2SA Tingkat Kabupaten Bantaeng Tahun 2026 diikuti 45 tim yang merupakan perwakilan dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Bantaeng. Setiap kecamatan mengutus minimal lima tim untuk berpartisipasi dalam perlombaan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dr. Nur Ainun Rani selaku juri bidang ahli gizi, Rudy Naswin selaku juri bidang ahli boga/kuliner, Asniati Ninra selaku juri dari TP PKK Kabupaten Bantaeng, serta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Bantaeng dan Ketua TP PKK Kecamatan, Desa, dan Kelurahan se-Kabupaten Bantaeng.

Reporter : Anto
Redaktur : Fitri Indriani
@halilintarnews.id 2026

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *