HALILINTARNEWS.id, GOWA β Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mendorong Gerakan Pramuka di Kabupaten Gowa untuk terus meningkatkan peran dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, mandiri, kreatif, serta memiliki kepedulian sosial.
Hal tersebut disampaikan Darmawangsyah yang juga menjabat Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Gowa saat bertindak sebagai Pembina Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Rabu (4/11/2026).
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis sebagai wadah pendidikan karakter bagi generasi muda, sekaligus membekali mereka dengan nilai-nilai kedisiplinan, kebangsaan, dan kepribadian yang kuat.
βSelain untuk meneguhkan kembali semangat kepramukaan di kalangan anak-anak kita, melalui peringatan apel besar ini, kita berharap mereka semakin mawas diri, meningkatkan kedisiplinan, serta menjaga nilai-nilai kebangsaan dan kepribadian,β ungkapnya.
Darmawangsyah menjelaskan, peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun ini mengusung tema βBerkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Panganβ.
Menurutnya, tema tersebut harus dimaknai lebih dari sekadar slogan, tetapi diwujudkan melalui berbagai kegiatan dan pengabdian nyata. Gerakan Pramuka diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk terus belajar, mengembangkan kreativitas, mengasah keterampilan, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di lingkungan masyarakat.
βGerakan Pramuka memiliki kedudukan penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia. Pembangunan daerah tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga bagaimana mempersiapkan generasi penerus yang memiliki integritas, kecakapan, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian,β tambahnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota Gerakan Pramuka untuk senantiasa menjaga persaudaraan dan persatuan. Menurutnya, perbedaan latar belakang, pendapat, maupun pilihan hendaknya menjadi kekuatan untuk saling melengkapi dan mempererat kebersamaan.
βKeberhasilan seorang Pramuka tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang diikuti, penghargaan yang diperoleh, atau jabatan yang diemban, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain,β tegasnya.
Pada kesempatan itu, Darmawangsyah turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kwartir Cabang, pembina, pelatih, pamong Saka, dan pendidik kepramukaan yang telah mendedikasikan waktu serta tenaga dalam membina dan mengembangkan potensi generasi muda.
Ia berharap Gerakan Pramuka Kabupaten Gowa semakin memperkuat eksistensinya sebagai wadah pembinaan generasi muda yang aktif, kreatif, inovatif, mandiri, serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat.
βPemerintah Kabupaten Gowa memandang pembinaan generasi muda sebagai investasi penting bagi masa depan daerah. Karena itu, kolaborasi seluruh pihak perlu terus diperkuat agar Gerakan Pramuka semakin berdaya dalam menjalankan fungsi pendidikan dan pengabdiannya kepada masyarakat. Jadilah generasi yang cerdas dalam berpikir, santun dalam bertutur, bijak dalam bertindak, serta kuat dalam memegang prinsip dan nilai-nilai luhur bangsa,β pungkasnya.
Mengakhiri kegiatan tersebut, Bupati Gowa menyerahkan tanda penghargaan Gerakan Pramuka dari Kwartir Daerah (Kwarda) Sulawesi Selatan kepada sejumlah anggota dewasa yang dinilai telah menunjukkan dedikasi dalam pembinaan kepramukaan.
Penghargaan yang diserahkan meliputi Piagam Lencana Melati, Penghargaan Darmabakti, serta Lencana Pancawarsa I, II, III, IV, V, VI, VII, VIII, dan IX. Penghargaan tersebut diberikan kepada Majelis Pembimbing, Andalan, Pelatih Pembina, Pembina Pramuka, dan Pamong Saka sebagai bentuk apresiasi atas kesetiaan, kepatuhan, kerajinan, kesungguhan, dan ketertiban dalam menjalankan tugas serta kewajiban membina dan mengembangkan Gerakan Pramuka selama lima tahun atau kelipatannya.












