SDN 52 Korong Batu Bantaeng Panen Tanaman Pangan Perkuat Gerakan Sekolah Sehat dan Mandiri Pangan



HALILINTARNEWS.id, BANTAENG – Upaya mewujudkan sekolah sehat dan mandiri pangan mulai menunjukkan hasil nyata di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 52 Korong Batu, Kabupaten Bantaeng. Melalui program inovatif yang sejalan dengan kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, sekolah ini berhasil memanfaatkan lahan kosong dan pekarangan sekolah sebagai area budidaya tanaman pangan produktif.

Gerakan ini dirancang tidak hanya untuk memenuhi sebagian kebutuhan pangan warga sekolah, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi peserta didik agar memahami pentingnya ketahanan pangan, kemandirian, serta pemanfaatan lahan secara optimal dan ramah lingkungan sejak usia dini.

Dalam pelaksanaannya, SDN 52 Korong Batu menanam berbagai jenis tanaman pangan, seperti kangkung, terong, tomat, pepaya, dan cabai. Tanaman-tanaman tersebut dikelola secara bersama-sama oleh siswa dan guru, mulai dari tahap persiapan lahan, penanaman bibit, perawatan rutin, hingga proses panen.

Kepala SDN 52 Korong Batu, Saripuddin, S.Pd, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua III PGRI Kabupaten Bantaeng, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan teori dan praktik secara langsung.

β€œMelalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman nyata tentang pertanian, kerja sama, tanggung jawab, dan manajemen lahan. Hasilnya pun dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan makan siang siswa dan guru,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keterlibatan aktif siswa dalam setiap tahapan budidaya menjadi nilai utama dari program tersebut.

Dengan pendampingan guru, siswa diajak memahami proses tumbuh kembang tanaman, pentingnya menjaga kesuburan tanah, serta manfaat hasil pertanian bagi kehidupan sehari-hari.
Hasil panen yang diperoleh dimanfaatkan secara optimal.

Sebagian diolah menjadi menu makanan sehat di sekolah sebagai bagian dari pembiasaan pola makan bergizi, sementara sebagian lainnya dibagikan kepada siswa yang membutuhkan, sehingga menumbuhkan nilai kepedulian sosial dan kebersamaan.

Bacaan Lainnya

Program ini juga menjadi bagian integral dari Gerakan Sekolah Sehat, di mana siswa dibekali pengetahuan tentang hubungan antara konsumsi pangan sehat, lingkungan yang bersih, dan kesehatan tubuh. Dengan demikian, sekolah tidak hanya berperan sebagai tempat belajar akademik, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter dan gaya hidup sehat.

Melalui gerakan sekolah mandiri pangan ini, SDN 52 Korong Batu berharap dapat menjadi contoh bagi sekolah lain di Kabupaten Bantaeng dalam mengembangkan program serupa, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan pendidikan karakter sejak dini. (Supriadi Awing)

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *