HALILINTARNEWS.id, BANTAENG β Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., menghadiri secara langsung kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar di Desa Ulugalung, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Kamis (8/1/2026).
Panen raya ini merupakan bagian dari program nasional ketahanan pangan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bersama Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, S.T., M.P., Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi, serta Direktur Utama Perum Bulog RI, dan diikuti secara daring oleh seluruh jajaran kepolisian daerah.
Hadir dalam kegiatan ini unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Selatan, Pejabat Utama Polda Sulsel, Forkopimda Kabupaten Bantaeng, Bupati Jeneponto, tokoh agama, tokoh adat, serta kelompok tani yang selama ini menjadi mitra strategis Polri dalam mendukung program ketahanan pangan.
Dalam keterangannya, Kapolda Sulsel menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 potensi lahan jagung di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan mencapai 3.905,2 hektare atau sekitar 79,1 persen dari target 5.000 hektare, dengan realisasi luas tanam sebesar 2.863,4 hektare.
βKontribusi produksi jagung Sulawesi Selatan tercatat mencapai 1.275.535,27 ton. Dari pendampingan Polri, hasil produksi mencapai 11.450,5 ton dengan luas panen 2.264,6 hektare. Sementara pemenuhan Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) pada Bulog Sulsel telah mencapai 17.559 ton,β ungkap Irjen Pol. Djuhandhani.
Ia menambahkan, program ketahanan pangan Polri di Sulawesi Selatan melibatkan 2.286 Polisi Penggerak yang tersebar di 2.535 titik lokasi pada 23 Polres jajaran, sebagai bentuk kehadiran Polri dalam mendampingi dan memberdayakan petani.
Pada Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026 ini, Polda Sulsel melakukan panen jagung di lahan binaan Polri seluas 30,40 hektare dengan estimasi hasil panen mencapai 121,60 ton. Kabupaten Bantaeng menjadi lokasi panen terpusat dengan luas lahan sekitar 10 hektare.
Sebagai bentuk inovasi dan penguatan program, Polda Sulawesi Selatan juga menjadi pelopor Program 1 Desa 1 Hektare serta mengimplementasikan aplikasi βSADAR Sulselβ (Satu Desa Satu Hektare). Aplikasi ini berfungsi sebagai sistem pelaporan dan monitoring berbasis digital yang menyajikan data secara real time, terintegrasi, dan akuntabel.
Melalui kegiatan panen raya jagung serentak ini, Polda Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan Kapolri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui sinergi lintas sektor serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Reporter : Anto
Redaktur : Fitri Indriani
@halilintarnews.id 2026












