HALILINTARNEWS.id, BANTAENG β Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, Dr. Salam, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyampaikan berbagai perkembangan strategis pada Apel Pagi di Halaman Kantor Kemenag Bantaeng, Senin (8/12/2025).
Dalam arahannya, Dr. Salam merangkum hasil Rapat Evaluasi Program Revitalisasi Madrasah (PHTC) yang digelar di Kantor Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan. Ia mengungkapkan bahwa tujuh madrasah di Kabupaten Bantaeng terpilih sebagai penerima program revitalisasi Kementerian PUPR, yaitu:
1. MTs Maβarif Lasepang
2. MTs Maβarif Puroro
3. MTs Tumbel Gani
4. MTs Maβarif Panaikang
5. MTs Nurul Asβadiyah Parang
6. MA Maβarif Panaikang
7. MA Maβarif Campagaloe
βAlhamdulillah, Bantaeng termasuk tiga kabupaten dengan penerima revitalisasi terbanyak se-Sulawesi Selatan,β ujar Dr. Salam penuh syukur.
Ia menambahkan bahwa Bantaeng masuk dalam kategori wilayah 7, dan pelaksanaan konstruksi dijadwalkan mulai Desember ini hingga Januari mendatang. Ia mendorong seluruh stakeholder madrasah untuk aktif melakukan pengawasan selama proses pembangunan berlangsung.
βJika ditemukan kejanggalan atau indikasi penyimpangan, segera laporkan kepada pihak pelaksana atau pemenang tender,β tegasnya.
Beban Operator Madrasah Jadi Sorotan
Dr. Salam juga menyoroti tingginya beban kerja operator madrasah yang kini menangani hingga 17 aplikasi aktif. Ia menegaskan bahwa operator ganda tidak lagi diperbolehkan, karena berpotensi menghambat ketepatan pengelolaan data.
βPengelolaan dua hingga tiga madrasah oleh satu operator pasti membuat ada yang tidak tertangani. Semua aplikasi menuntut ketepatan waktu,β ujarnya.
Ia meminta kepala madrasah dan para pengawas untuk memperhatikan komposisi kerja dan kesejahteraan operator madrasah.
βOptimalkan 20 persen anggaran BOS yang diperuntukkan untuk gaji guru dan staf, termasuk operator,β tambahnya.
Meski demikian, operator yang merangkap sebagai guru tetap diperbolehkan karena regulasi pengangkatan formal umumnya mengacu pada posisi tenaga pendidik.
Ajak ASN Jaga Kompetensi dan Disiplin
Menutup arahannya, Dr. Salam mengajak seluruh operator, pegawai, dan ASN Kemenag Bantaeng untuk bekerja secara profesional, kolaboratif, dan sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi).
Apel pagi berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran pimpinan, ASN, serta seluruh staf Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng. (Supriadi Awing)












