Keluarga Besar PT. Halilintar News Group Berduka Cita atas Berpulangnya Ibu Maryani



HALILINTARNEWS.ID, BANTAENG – Keluarga Besar bapak Supriadi Sanusi Direktur Utama (Dirut) PT. Halilintar News Group berduka cita atas berpulangnya ke Rahmatullah istri tercinta, Ibu Maryani yang juga selaku Anggota Satuan Polisi Pamon Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantaeng.

Ibu Maryani yang juga tergabung dalam susunan Redaksi Surat Kabar Umum (SKU) Suara Keadilan meninggal dunia pada hari Senin, 30 Mei 2022 di Rumah Sakit (RS) Wahidin Sudirohusodo dengan diagnosa gagal ginjal.

Sebelumnya, Ibu Maryani mendapat perawatan selama 11 (sebelas) hari di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Makkatutu Kabupaten Bantaeng sebelum dirujuk ke RS. Wahidin Sudirohusodo kota Makassar.

Ibu Maryani diketahui pada tahun 2018 silam telah mengalami gagal ginjal dan dokter berhasil mengangangkat ginjal ibu Maryani setelah dilakukan 3 kali operasi. Alhasil ginjal milik ibu Maryani tersisa 1 ginjal.

Selama itu pula, ibu Maryani yang hanya memiliki 1 Ginjal kembali mengalami sakit parah pada tahun ini 2022, yang mengakibatkan Ibu Maryani meninggal dunia setelah mendapat perawatan di RS.

Jenazah ibu Maryani pada hari Senin, 30 Mei 2022 atau hari dimana Ibu Maryani dinyatakan meninggal dunia akhirnya langsung dibawa ke kediamannya di Kabupaten Bantaeng, tepatnya di Dusun Tonro Kassi, Desa Rappoa, Kecamatan Pa’jukukang.

Maryani
Proses Pemakaman Ibu Maryani, SE

Lalu keesokan harinya, Selasa, 31 Mei 2022 ba’dha Dhuhur, Ibu Maryani dimakamkan di Tempat Pemakaman Keluarga Dusun Tonro Kassi, Desa Rappoa.

Kerabat Kerja dan Keluarga berdatangan menyampaikan belasungkawa di Kediaman Ibu Maryani.

Saat Jenazah Ibu Maryani berada di kediamannya, kerabat keluarga berdatangan menyampaikan belangsungkawa atas meninggalnya ibu Maryani dengan disambut Isak sedih dari sang suami bapak Supriadi Sanusi.

Bacaan Lainnya

Terlihat pula, Bupati Bantaeng Ilham Azikin beserta jajarannya, Anggota DPRD Bantaeng dan rombongan Satpol PP Kabupaten Bantaeng turut hadir dikediaman ibu Maryani dengan membawa sejumlah karangan bunga sebagai petanda Duka Cita atas berpulangnya ibu Maryani.

Bupati Bantaeng, Ilham Azikin mengenakan peci berwarna hitam memanjatkan do’a di samping jenazah ibu Maryani.

Terlihat, Bupati Bantaeng Ilham Azikin didepan jenazah ibu Maryani memanjatkan Do’a untuk Almarhumah dengan didampingi jajaran Forkopimda Kabupaten Bantaeng.

Ibu Maryani diketahui semasa hidupnya merupakan sosok yang baik, sopan dan ramah sehingga disegani oleh kerabatnya kerjanya, terutama keluarga dekat Almarhumah.

Jadi tidak heran jika prosesi pelayatan Jenazah Almarhumah Ibu Maryani dihadiri oleh ratusan orang, terutama dari warga setempat, keluarga besarnya, jajaran Pemkab Bantaeng, serta rombongan dari Satpol PP Bantaeng.

Bapak Supriadi Sanusi dengan mengenakan baju kokoh berwarna hitam dengan diselimut kesedihan menyambut kedatangan rombongan yang melayat.

Bapak Supriadi Sanusi sang suami yang juga merupakan Direktur Utama PT. Halilintar News Group merupakan orang yang sangat terpukul hatinya atas kepergian ibu Maryani, sang istri tercinta. Terlihat mata yang berkaca-kaca dengan pipi berbekas tetesan air mata, Bapak Supriadi Sanusi menyambut rombongan yang datang melayat atas kepergian istrinya.

Sekalipun kebohongan serinkali keluar dari mulut, Kesedihan bapak Supriadi Sanusi jelas tidak dapat disembunyikan oleh mata, walaupun bibir tersenyum ramah kepada para tamu yang datang melayat saat itu.

Dengan berselimut kesedihan, Bapak Supriadi Sanusi bercerita sedikit tentang penyakit yang diidap oleh sang istri. “Istri saya sudah menderita gagal ginjal sejak tahun 2018, saat itu juga istri saya rutin melakukan cuci darah,” ucapnya.

“Pada tahun 2018, akibat dari penyakit yang diidapnya itu, istri saya dioperasi 3 kali hingga akhirnya ginjalnya berhasil diangkat,” tutur bapak Supriadi.

“Namun tahun ini penyakit istri saya kambuh lagi, dan langsung saya bawa ke RSUD Bantaeng sebelum ke RS. Wahidin Sudirohusodo, namun istri saya tidak dapat tertolong,” ungkap bapak Supriadi.

“Selama istri saya dirawat di rumah sakit, saya selalu mendampingi istri saya. Seketika tubuh istri saya sakit, dia selalu memanggil saya ‘ayah… Ayah…’, namun Allah berkehendak lain,” lanjut bapak Supriadi dengan sedih.

Bapak Supriadi Sanusi juga sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Bantaeng beserta jajaran Forkopimda atas kehadirannya serta turut berbelasungkawa atas berpulangnya sang istri tercinta.

“Saya juga sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Bantaeng, Bapak Ilham Azikin karena telah menyempatkan waktu beliau untuk hadir langsung menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya istri saya,” ungkap bapak Supriadi.

“Dan juga kepada seluruh jajaran DPRD Kabupaten Bantaeng serta rombongan dari instansi Satuan Polisi Pamon Praja Kabupaten Bantaeng yang begitu sedih atas kepergian istri saya,” tambahnya.

“Terima kasih semuanya, terima kasih banyak,” tutup bapak Supriadi dengan nada sedih.

Selamat jalan ibu Maryani, jasa-jasa atas Pengabdianmu akan selalu kami kenang dan tidak mungkin kami lupakan. Baik-Baik di alam sana ibu Maryani (red).

Redaksi
© PT. Halilintar News Group 2022

Nawir Ila Al Haq

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *