Karyawan PT Huadi Tewas Tertindas Leoder, HPMB Raya Menilai “Lalai K3 Tidak Berjalan”



HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Β Masih segar di ingatan Masyarakat Kabupaten Bantaeng, atas Insiden pekerja Perusahaan Huadi Nikkel Alloy, yang meninggal akibat kecelakaan kerja, kini Insiden serupa terjadi lagi.

Salah seorang Anggota magan yang meninggal akibat tertindas Leoder milik perusahaan PT huadi Alloy Nikkel, kian menuai sorotan tajam oleh masyarakat dan sejumlah aktivis.

Salah satunya Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng Raya (HPMB-Raya) mengecam PT. Huady Nikkel AlloyΒ atas Insiden meninggalnya salah satu Tenaga Magang yang tak lain adalah merupakan Kader HPMB-Raya.

Emil sapaan akrab korban Meninggal dunia setelah di Tabrak dengan naas oleh Loeder milik Perusahaan PT. Huady Nikkel Alloy.

Menanggapi hal tersebut Ketua Umum PB.HPMB-Raya Dhedy Jalarambang Mengungkapkan Kecaman terhadap pihak perusahaan dan menduga Peberapa K3 dalam perusahaan tidak berjalan

“Lagi-Lagi kita mendengar kabar duka dari dalam perusahaan Huady dan bukan baruΒ  kali ini saja terjadi kecelakaan kerja di PT. Huady nikkel Alloy sudah seringkali terjadi kecelakaan kerja hal membuktikan bahwa perusahaan Tidak MenerapkanΒ  dengan BaikΒ  K3 dalam ruang lingkup Perusahaan”

Selain dari pada itu Ketua Bidang Advokasi PB. HPMB-Raya menuturkan kejadian ini juga di anggap sebagai kelalaian perusahaan dalam melakukan pengawasan terhadap pekerja di PT. Huady Nikkel Alloy

Bacaan Lainnya

“Yang paling penting adalah PT. Huady nikkel Alloy telah melakukan kelalaian dalam pengawasan pekerja dan Kelalaian ini terus ber ulang dan berulang Maka dengan kondisi itu kami kira bahwa PT. Huady Nikkel Alloy Tidak Pantas Untuk di lanjutkan Oprasionalnya di Kab. Bantaeng” Kecam Amri Kabid Advokasi PB. HPMB-Raya

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *