Sisa Hidup Situa Rentah Berakhir di Gubuk Derita, Mengadu Nasib Belas Kasihan



HALILINTARNEWS.id, SINJAI
Hidup sebatang kara tak ubahnya bagaikan benalu yang menempel di sebuah pohon, lambat laun setegar apapun Pohon itu pada akhirnya iapun akan keropos hingga cabang dan rantingnya ikut mati juga,Β  begitulah gambaran seorang Nenek yang usianya, memasuki masa rentah dan pada waktunya tiba iapun akan sama dengan pohon itu.

Pembina Desa PuncakΒ  Kpda Johny, mengunjungi salah Seorang warga binaannya yang bernama NenekΒ  Bacce di Desa PuncakΒ  Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Senin, (Β  9/11/2020 ) .

Nenek BecceΒ Β  hidup dalam keadaan yang sangat memperihatinkan di rumah Panggung yang sudah tidak layak huni, dan berukuran kecil.
Selama iniΒ  Becce nunpangΒ  Β  makan ke rumah keluarganya kadang memasak sendiri, dari hasil pemberian orang lain.

Pada kesempatan itu Kopda Johny memberikan uang Kepada Bacce, sebagai penyambung hidup,Β  Kopda Johny sangat merasa kasihan dan tidak mampu menaruh ibah melihat keadaan situa rentah ( Bacce ), semoga uang ini bisa bermampaat. ungkap Johny

Sebagai bahan Informasi Kepada PemerintahΒ  DesaΒ  bahwa keadaan Nenek BecceΒ  dalamΒ  kesulitan perlu perhatian dari pemerintah setempat.
Siapa lagi yang mau memperhartikan warga masyarakat, jika bukan pemerintah, apa lagi di masa pandemi seperti ini, semua warga masyarakat saling membutuhkan satu sama lain, begitulah kisah sedih dan rasa piluh yang di alami Bacce situa rentah yang sudah tidak berdaya lagi, tinggal di gubuk sendirian dan mengharap belas kasih sesamnya.

Penulis : Idh/Red
EditorΒ  Β  : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2020

PT. Halilintar News Group

Bacaan Lainnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *