Saudagar Bugis dan Diaspora Wajo Pulang Kampung, Bupati Andi Rosman Buka Ruang Investasi untuk Bangun Wajo



HALILINTARNEWS.id, WAJO – Bupati Wajo, Andi Rosman, menyambut ratusan saudagar Bugis dan keluarga besar Kerukunan Keluarga Wajo (KKW) dari berbagai daerah di halaman Rumah Jabatan Bupati Wajo, Jalan Veteran, Sengkang, Jumat (2/10/2026) malam.

Penyambutan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Festival Danau Tempe (FDT) 2026 sekaligus momentum silaturahmi para saudagar Bugis dan diaspora Wajo yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Mengusung tema β€œPalesu Sumange Ri Tanah Wajo”, kegiatan ini menjadi momentum bagi keluarga besar Wajo di perantauan untuk kembali ke tanah leluhur, mempererat persaudaraan sekaligus membangun komitmen bersama dalam mendorong kemajuan daerah.

Ratusan saudagar Bugis dan anggota KKW hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya perwakilan BPW KKW Kalimantan Timur, KKW Gorontalo, Sulawesi Tengah, Jambi, Kolaka Utara hingga Konawe.

Turut hadir Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, H. Muslimin Tanja, sejumlah anggota DPRD Tanjung Jabung Timur, serta Ketua Umum BPP KKW, Dr. Drs. Amran Jamaluddin, A.P., M.T.
Hadir pula unsur Forkopimda Kabupaten Wajo, pimpinan dan anggota DPRD Wajo bersama jajaran PIA DPRD, para kepala OPD, camat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, saudagar Bugis serta pengurus dan anggota KKW dari berbagai wilayah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Andi Rosman menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh saudagar Bugis serta keluarga besar Wajo yang kembali ke kampung halaman dalam rangkaian Festival Danau Tempe 2026.

β€œKehadiran Bapak, Ibu, dan saudara sekalian memiliki arti yang sangat istimewa. Bagi kami, ini bukan sekadar kunjungan biasa, tetapi merupakan momentum pulangnya keluarga besar Wajo untuk mempererat silaturahmi, mengenang akar sejarah dan budaya, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah yang kita cintai,” ujar Andi Rosman.

Menurutnya, sejarah telah membuktikan bahwa orang Bugis, termasuk masyarakat Wajo, dikenal sebagai perantau yang tangguh, pekerja keras dan memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat.

Bacaan Lainnya

Putra-putri Wajo, kata dia, telah menunjukkan prestasi di berbagai bidang, mulai dari dunia usaha, akademisi, profesional, birokrasi hingga kepemimpinan di berbagai sektor.
β€œKeberhasilan tersebut tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua. Namun yang lebih membanggakan adalah ketika kesuksesan itu tetap diiringi dengan kecintaan terhadap kampung halaman,” katanya.

Karena itu, Andi Rosman berharap pertemuan tersebut tidak berhenti sebagai ajang silaturahmi, tetapi dapat menjadi kekuatan bersama untuk memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan Kabupaten Wajo.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Wajo membuka ruang seluas-luasnya bagi saudagar Bugis dan diaspora Wajo untuk terlibat dalam pembangunan daerah.

β€œKami membuka ruang seluas-luasnya bagi para saudagar Bugis dan diaspora Wajo untuk turut mengambil bagian dalam pembangunan daerah, baik melalui investasi, pengembangan usaha, pemberdayaan UMKM, dukungan terhadap pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan sektor pertanian, perikanan, pariwisata, ekonomi kreatif, maupun berbagai bentuk kontribusi lainnya,” tegasnya.

Andi Rosman juga mengajak seluruh keluarga besar Wajo di perantauan untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan.

β€œMari kita jadikan pertemuan ini sebagai titik awal untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan keluarga besar Wajo di perantauan,” tandasnya.

Sebelum acara dimulai, para tamu undangan mengikuti makan malam bersama dalam suasana penuh keakraban. Momen tersebut semakin mempererat hubungan antara pemerintah daerah, para saudagar Bugis dan keluarga besar Wajo yang datang dari berbagai penjuru Indonesia. (Andi Indera Dewa)

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *