HALILINTARNERWS.id, BANTAENG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SDI Teladan Merpati, Kecamatan Bantaeng. Dua tenaga pendidiknya dipercaya mewakili sekolah dalam ajang Innovative Government Award (IGA) Award 2026 Regional IV Sulawesi dengan mengusung dua inovasi yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan karakter peserta didik.
IGA Award merupakan ajang penghargaan bergengsi yang memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan berbagai instansi yang berhasil menghadirkan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, serta pembangunan daerah.
Keikutsertaan SDI Teladan Merpati menjadi bukti bahwa dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam melahirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
Dua guru yang tampil pada ajang tersebut adalah Syamsul Bahri, S.Pd., M.M. dan Sri Wahyuni, S.Pd., M.M. Keduanya mengusung inovasi berbeda yang dirancang untuk menjawab tantangan nyata di lingkungan sekolah.
Syamsul Bahri memperkenalkan inovasi MITRA JAGO (Mitra Jaringan Generasi Optimal).
Program ini berfokus pada peningkatan konsentrasi belajar dan kemampuan berhitung cepat siswa melalui penerapan metode pembelajaran sempoa, sehingga diharapkan mampu memperkuat kemampuan numerasi sejak dini.
Sementara itu, Sri Wahyuni menghadirkan inovasi CEPAT SEHAT (Cek Pembungkus Asupan Terlebih Dahulu, Selektif Hitung Angka Total Kalori).
Inovasi ini mengintegrasikan pendidikan gizi, literasi numerasi, dan teknologi digital dalam satu program pembelajaran.
Melalui CEPAT SEHAT, siswa diajak memahami cara menghitung kandungan gizi dan kalori makanan secara kontekstual, membangun kebiasaan memilih makanan sehat, mengurangi risiko obesitas, serta memanfaatkan aplikasi olahraga digital seperti Strava untuk membiasakan pola hidup aktif.
Program ini juga mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui keterlibatan aktif siswa dalam memantau kecukupan gizi secara mandiri.
Keikutsertaan kedua guru tersebut di IGA Award 2026 tidak hanya menjadi kebanggaan bagi SDI Teladan Merpati, tetapi juga menunjukkan bahwa inovasi di sektor pendidikan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
Diharapkan, capaian ini menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus melahirkan berbagai terobosan kreatif dan inovatif dalam meningkatkan mutu pendidikan, kesehatan peserta didik, serta pelayanan pendidikan yang lebih berkualitas di masa mendatang. (Supriadi Awing)












