HALILINTARNEWS.id, JENEPONTO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pengembangan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan dengan penyelenggaraan Pelatihan Barbershop bagi Peserta P3KE DTSEN Desil 1 serta Peningkatan Pemahaman dan Pengetahuan Perkoperasian, yang secara resmi dibuka oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, S.E., M.M., di Jeneponto, Senin (27/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Jeneponto, Dr. Hj. Mernawati, S.IP., M.Si., Kepala Bidang Pemberdayaan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Indri Astuti Assegaf, S.H., M.H., serta para peserta pelatihan yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Jeneponto.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Jeneponto, Dr. Hj. Mernawati, menjelaskan bahwa pelatihan peningkatan pemahaman dan pengetahuan perkoperasian dilaksanakan dalam dua angkatan dengan total 60 peserta. Sementara itu, pelatihan barbershop diikuti 25 peserta yang merupakan penerima manfaat P3KE DTSEN Desil 1, sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat berpenghasilan rendah.
Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi masyarakat merupakan salah satu strategi pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan kerja, mengurangi angka pengangguran, sekaligus mencetak pelaku usaha baru yang mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan keluarga.
Menurutnya, pelatihan keterampilan seperti barbershop memiliki prospek usaha yang menjanjikan apabila ditekuni secara serius. Sementara itu, pemahaman mengenai koperasi menjadi bekal penting bagi masyarakat dalam membangun usaha secara kolektif, memperkuat akses permodalan, serta mengembangkan ekonomi berbasis kebersamaan.
“Ikuti pelatihan ini dengan sebaik-baiknya. Manfaatkan kesempatan untuk menambah ilmu dan keterampilan sehingga nantinya dapat menjadi modal dalam membuka usaha maupun meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Paris Yasir.
Bupati berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh setelah pelatihan selesai. Dengan demikian, manfaat program ini tidak hanya dirasakan oleh peserta, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui lahirnya usaha-usaha baru yang produktif dan berdaya saing.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Jeneponto secara resmi membuka rangkaian Pelatihan Barbershop bagi Peserta P3KE DTSEN Desil 1 sekaligus Peningkatan Pemahaman dan Pengetahuan Perkoperasian, yang menjadi bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Jeneponto.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Jeneponto berharap dapat melahirkan sumber daya manusia yang lebih terampil, mandiri, inovatif, dan berdaya saing. Selain itu, penguatan kelembagaan koperasi diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan serta mendukung terwujudnya visi pembangunan daerah menuju “Jeneponto Bahagia”. (Sapri)












