HALILINTARNEWS.id, BANTAENG β Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, membuka Forum Komunikasi Bersama yang diselenggarakan RSUD Prof. Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng, Selasa (12/5/2026).
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan penghargaan berupa hadiah undian paket umrah kepada dua pegawai rumah sakit, yakni Enni Suryani dan Ahrianti.
Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi pelaksanaan forum tersebut karena dinilai menjadi ruang terbuka bagi rumah sakit untuk menerima masukan, kritik, dan keluhan dari pasien, pegawai, maupun masyarakat demi peningkatan kualitas layanan kesehatan.
βMelalui kegiatan ini kami berharap ada partisipasi aktif dari semua pihak. Kita mencari solusi bersama dan membangun komitmen bersama. Forum ini bukan untuk saling menyalahkan, tetapi bagaimana kita menyelesaikan masalah bersama agar tidak terulang kembali,β ujarnya.
Ia menegaskan, RSUD Prof. Anwar Makkatutu merupakan rumah sakit rujukan utama bagi kawasan selatan Sulawesi Selatan. Tingginya jumlah pasien dari berbagai daerah, kata dia, menjadi tantangan tersendiri bagi rumah sakit dalam memberikan pelayanan optimal.
βKami sementara mengupayakan penambahan gedung baru untuk rumah sakit ini, InsyaAllah. Ini menjadi kebutuhan yang sangat vital karena rumah sakit ini melayani lebih dari dua hingga tiga kabupaten dalam pelayanan kesehatan. Kami membutuhkan doa dan dukungan masyarakat agar pemerintah pusat dapat membantu mewujudkannya,β ungkapnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur RSUD Prof. Anwar Makkatutu Bantaeng, dr. Yusri Lisangan, mengatakan forum pelayanan publik tersebut merupakan sarana komunikasi antara penyedia layanan dan masyarakat guna meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit.
Menurutnya, pihak rumah sakit terbuka terhadap berbagai kritik dan saran yang konstruktif sebagai bahan evaluasi untuk terus berbenah.
βKarena itu kami membutuhkan masukan dan kritik yang membangun agar dapat terus melakukan perbaikan, khususnya dalam layanan di rumah sakit kami. RSUD Bantaeng memiliki visi menjadi rumah sakit primadona di Sulawesi Selatan,β katanya.
Ia menambahkan, pihaknya terus berupaya mewujudkan pelayanan kesehatan yang mandiri, proaktif, berorientasi pada kendali mutu dan biaya, serta meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia.
Reporter : Anto
Redaktur : Fitri Indriani
@halilintarnews.id 2026












