HALILINTARNEWS.id, GOWA β Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menghadiri kegiatan Bakti Sosial Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gowa yang digelar di Kantor Camat Somba Opu, Senin (16/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Husniah Talenrang menyampaikan apresiasi kepada DWP Kabupaten Gowa atas kontribusinya dalam membantu pemerintah daerah, khususnya dalam penanganan keluarga miskin ekstrem (KME) serta pencegahan stunting.
βTerima kasih kepada DWP yang telah membantu pemerintah dalam memberikan penanganan kepada keluarga miskin ekstrem, khususnya yang berisiko stunting. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam menangani persoalan kemiskinan, sehingga kehadiran mitra strategis seperti DWP sangat membantu kami,β ujarnya.
Ia menekankan pentingnya koordinasi berkelanjutan dengan berbagai instansi terkait, termasuk Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), untuk memastikan data ibu hamil dan balita yang berisiko stunting dapat terpantau secara optimal.
Menurutnya, upaya kolaboratif menjadi kunci dalam menekan angka kemiskinan dan stunting di Kabupaten Gowa.
βKalau kita ingin Gowa maju, maka persoalan kemiskinan harus diselesaikan. Alhamdulillah angka stunting di Gowa terus menurun dan saat ini menjadi yang terendah di Sulawesi Selatan, yakni 17 persen. Dengan kolaborasi bersama, kita optimistis kemiskinan dan stunting dapat terus ditekan,β jelasnya.
Bupati juga berharap seluruh organisasi, termasuk DWP, dapat terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan stunting dan penanganan kemiskinan, yang diiringi dengan aksi nyata di lapangan melalui pendekatan sosial, khususnya kepada ibu hamil dan ibu menyusui.
Ia menambahkan berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa mulai menunjukkan hasil positif. Persentase penduduk miskin di Kabupaten Gowa tercatat menurun dari 6,85 persen pada tahun 2024 menjadi 6,64 persen pada tahun 2025 atau sekitar 54 ribu jiwa, angka yang berada di bawah rata-rata provinsi maupun nasional.
Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Gowa, Suryanti Andy Azis mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang membutuhkan sekaligus mendukung program transformasi sosial daerah, khususnya dalam penanganan kemiskinan ekstrem.
βKegiatan ini lahir dari kepedulian DWP kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui bakti sosial ini kami ingin berbagi kebahagiaan dan harapan bagi mereka yang masih membutuhkan uluran tangan kita,β katanya.
Ia menjelaskan kegiatan bakti sosial dilaksanakan dalam dua tahap. Pada 13 Maret 2026 lalu, DWP mengunjungi sejumlah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA). Dalam kunjungan tersebut, selain menyerahkan bantuan, DWP juga memberikan perhatian dan kebahagiaan kepada anak-anak panti.
Selanjutnya, DWP juga menyalurkan bantuan kepada 20 keluarga miskin ekstrem yang berisiko stunting di wilayah Kecamatan Somba Opu.
βDWP percaya kekuatan organisasi bukan hanya pada program kerja, tetapi juga pada kepedulian, kasih sayang, dan kebersamaan dalam berbagi kepada sesama. Insyaallah kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan kami,β tambahnya.
Usai kegiatan di Kantor Camat Somba Opu, Bupati Gowa bersama rombongan mengunjungi langsung beberapa penerima bantuan, di antaranya keluarga Syamsuddin di Kelurahan Batangkaluku, Nurhidayanti di Kelurahan Bontoramba, serta korban kebakaran Usman Daeng Late di Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu.
Salah satu penerima bantuan, Nurhidayanti, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah daerah, DWP, dan Baznas Kabupaten Gowa. Ia menyampaikan bahwa dirinya akan menerima bantuan berupa program bedah rumah, paket sembako, serta bantuan tunai.
βAlhamdulillah kami sangat bersyukur atas bantuan dan kepedulian yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,β ungkapnya.
Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa, Camat Somba Opu, serta para lurah se-Kecamatan Somba Opu.
Reporter : Hefrawansah
Redaktur : Fitri Indriani
@halilintarnews.id 2026












