HALILINTARNEWS.id, BANTAENG – Ribuan guru yang tersebar 8 kecamatan di kabupaten Bantaeng menuai keresahan lantaran dan Tunjangan Profesi Guru (TPG) triwulan 4 hanya satu bulan yang cair, entah kenapa pihak Pemerintah kabupaten Bantaeng tidak mencairkan dana tersebut.
Menurut beberapa guru yang enggang di publikasikan edintitasnya di hadapan halilintarnews.id mengatakan, dana Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau sertifikasi, tahun 2022 lalu triwulan 4 diduga tertinggal 2 bulan belum terbayarkan, padahal kami guru-guru telah memasukkan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) hingga bulan Desember tahun 2022 lalu, kata guru kepada media ini.
“Dana Tunjangan Profesi Guru (TPG) sumber dananya dari APBN di mana mandek anggarannya dan kapan di cairkan tunggakan 2 bulan itu,” tanya Guru.
“Diketahui jumlah guru di wilayah Kabupaten Bantaeng sebanyak ribuan orang,”katanya.
“Dana sertifikasi Guru yang harus di terima di hitung jumlah gaji yang di terima setiap bulannya,” ungkap guru.
“Jika di hitung taksiran rata-rata 2 juta saja di kali ribuan guru penerima tunjangan sertifikasi mencapai “Miliaran rupiah”.tuturnya.
Terkait Dana Tunjangan sertifikasi yang belum cair, Watarawan halilintarnew.id menyambangi Sekertaris Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Bantaeng Idris di ruang kerjanya pada Rabu (4/1/2022) mengatakan hanya melontarkan mohon maaf saya belum bisa memberikan keterangan sebaiknya pak wartawan temui atasan Kepala BPKD, ucap Idris secara singkat.
Seusai konfirmasi di ruangan Sekertaris Idris, wartawan halilintarnews.id, bergeser ke ruangan Kepala BPKD namun Kepala BPKD tidak ada di ruangannya.
Terkait belum cairnya TPG tenaga Guru di Bantaeng meminta Pemkab Bantaeng segera di cairkan, pintanya.
Reporter : Anto
EditorΒ Β Β Β Β : Supriadi Sanusi
halilintarnews.id. 2023












