HALILINTARNEWS.id, BULUKUMBA – Kepolisian Resor (Polres) Bulukumba bersama jajaran instansi terkait memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menyusul ancaman cuaca ekstrem dan dampak fenomena El Nino.
Upaya tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel gelar pasukan kesiapsiagaan Karhutla yang digelar di Lapangan Apel Mapolres Bulukumba, Selasa (11/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan serentak di jajaran Polda Sulawesi Selatan.
Apel dipimpin Wakapolres Bulukumba Kompol H. Syafaruddin, S.H., mewakili Kapolres Bulukumba AKBP Stephanus Luckyto Andri Wicaksono, S.I.K., S.H., M.Si. Sementara Kapolsek Bulukumpa Iptu Alimuddin bertindak sebagai komandan apel.
Sejumlah pejabat dan unsur terkait turut hadir, di antaranya Kepala Dinas Perhubungan Bulukumba Idham Khalik, S.STP., M.Si., Kasdim 1411/Bulukumba Mayor Czi Ruslan mewakili Dandim 1411/Bulukumba, Kasubdenpom Bulukumba Lettu Tri Awi, para pejabat utama Polres Bulukumba, para perwira serta para Kapolsek jajaran.
Apel juga melibatkan personel Denpom dan Kodim 1411/Bulukumba, personel gabungan Polres Bulukumba, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Perhubungan, Tagana, BPBD, tim kesehatan, Pemuda Pancasila, Saka Bhayangkara serta Bhabinkamtibmas jajaran Polres Bulukumba.
Sejumlah kendaraan dinas operasional turut disiagakan untuk mendukung mobilisasi personel dan penanganan apabila terjadi Karhutla.
Dalam amanat Kapolda Sulsel yang dibacakan Wakapolres Bulukumba, ditegaskan bahwa apel gelar pasukan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor.
Kapolda menekankan pentingnya mengedepankan langkah pencegahan dan deteksi dini. Patroli secara rutin dan pemantauan wilayah dinilai menjadi langkah strategis untuk mencegah kebakaran berkembang dan meluas.
Fenomena El Nino yang berpotensi memperpanjang musim kemarau dapat meningkatkan risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan. Kondisi tersebut membutuhkan kesiapsiagaan seluruh pihak melalui mitigasi yang terencana dan respons cepat di lapangan.
“Kesiapsiagaan penanganan Karhutla perlu terus diperkuat melalui mitigasi, patroli terpadu, serta sinergi lintas sektoral, termasuk pemerintah, TNI, Polri, BPBD, masyarakat peduli api, pihak swasta dan masyarakat,” demikian amanat Kapolda Sulsel.
Kapolda juga mengingatkan agar seluruh personel yang terlibat dalam penanganan Karhutla mengutamakan keselamatan dan kesehatan selama menjalankan tugas.
“Mari kita jaga alam dan lingkungan kita bersama demi keselamatan masyarakat luas,” pesannya.
Selain kesiapsiagaan teknis, Kapolda meminta seluruh personel menjaga integritas dan kehormatan institusi serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, dedikasi dan keikhlasan.
“Mari kita laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, dedikasi dan keikhlasan sebagai bentuk ibadah kita kepada Allah SWT. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan taufik, hidayah dan perlindungan-Nya kepada kita semua dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara,” lanjutnya.
Ia juga menegaskan agar personel terus hadir sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.
“Teruslah melangkah dengan tegap, jaga kehormatan institusi dan jadilah pelindung serta pengayom yang dicintai masyarakat,” tegasnya.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan sarana dan prasarana pendukung penanganan Karhutla. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan dan kendaraan operasional dalam kondisi siap digunakan sewaktu-waktu.
Melalui apel kesiapsiagaan ini, Polres Bulukumba bersama seluruh unsur terkait menegaskan komitmen untuk memperkuat pencegahan, meningkatkan deteksi dini, serta memastikan respons cepat dan terpadu dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Bulukumba.
Reporter : Wawan
Redaktur : Fitri Indriani
@halilintarnews.id 2026












