HALILINTARNEWS.ID, JENEPONTO – Berawal dari salah seorang pasien yang dirawat di Puskesmas Bangkala Kabupaten Jeneponto yang kehabisan cairan infus, dan keluarga pasien berinisiatif untuk melapor dan meminta kepada Pihak Puskesmas agar diberikan cairan infus.
Namun, pihak puskesmas bangkala malah mengarahkan keluarga pasien untuk membeli di luar untuk dengan dalih stok cairan infus tidak tersedia atau habis. Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 26 Juli 2025.
Mengetahui hal tersebut, sejumlah pemuda kecamatan Bangkala mendatangi Pihak Puskesmas Bangkala untuk melalukan Audiensi dengan Kepala Puskesmas Bangkala dan jajarannya.
Alhasil, Kepala Puskesmas Bangkala mengakui bahwa hal tersebut merupakan kelalaian pihak Puskesmas.
“Kami mengakui kurang mengontrol jajaran kebawah, sehingga kejadian ini terjadi”, ungkap Kapus Bangkala, Hj. Suharni.

Diketahui, peristiwa yang sama kerap terjadi di Puskesmas Bangkala, hal tersebut diungkapkan oleh salah seorang Pemuda Bangkala yang melakukan Audiensi dengan pihak Puskesmas.
“Kami sangat Menyayangkan Kejadian ini yang Kerap terjadi di Puskesmas Bangkala,” ungkap Aroel.
Mendengar hal tersebut, Kepala Puskesmas Bangkala mengucapkan permintaan maaf kepada seluruh lapisan masyarakat terkhusus kepada masyarakat Bangkala atas kelalaian yang kerap terjadi di Puskesmas.
“Kami atas Nama pimpinan Puskesmas Bangkala memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat di Kecamatan Bangkala atas kejadian ini,” ungkap Kapus Bangkala.
Aroel mewakili Pemuda Bangkala yang hadir berharap kepada Pihak Puskesmas Bangkala agar kejadian yang serupa atau lainnya yang dapat mengancam keselamatan pasien tidak terjadi lagi dikemudian hari.
“Semoga kedepannya tidak lagi terjadi Kelalaian yang sama karena sangat merugikan Masyarakat yang Penuh Harap untuk Sembuh”, harap Aroel. (Red)












