Beranda Berita Utama Pembangunan Workshop BLK”Ketua Yayasan Nurul Ikhwan Jeneponto Rangkap Jabatan Persetujuan BLK Provinsi

Pembangunan Workshop BLK”Ketua Yayasan Nurul Ikhwan Jeneponto Rangkap Jabatan Persetujuan BLK Provinsi

100
0


HALILINTARNEWS.id, JENEPONTO — Terkait maraknya sorotan ketua yayasan rangkap jabatan sebagai ketua unit pengelola keuangan ( bendahara) Pembangunan gedung Workshop Balai latihan kerja (BLK) Komunitas kejuruaan tekhnik informatika,

Iya betul Ketua Yayasan BLK Ikhwal Nurul Ikhwan Ponpes Nurul Azis DDI Barobbo Kecamatan Bontoramba kabupaten Jeneponto,
selaku ketua yayasan Nurul Ikhwan Gusniati.S.Ag Rangkap jabatan jadi ketua Unit Pengelola Keuangan (Bendahara) dalam pembangunan Gedung Workshop komunitas kejuruaan tehnik karena persetujuan Balai latihan Kerja (BLK) Provinsi Sulawesi Selatan, tersebut.”ujar pimpinan pondok pesantren (Ponpes) Rustang Halik,

Telah diberitakan sebelumnya, Ketua Yayasan Ikhwan, Gusniati,S.AG mengatakan mengakui dirinya juga adalah ketua Unit Pengelola Keuangan sekaligus bendahara dalam pembangunan Gedung Workshop tersebut.” Ujarnya.

Diketahui bahwa kegiatan pembangunan BLK Komunitas kejuruan teknik informatika yang bersumber dari APBN Tahun 2021, dengan nilai anggaran Rp.500.000.000,(Lima ratus juta rupiah) waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender.

Struktur organisasi pada Gedung Workshop pembangunan Yayasan Nurul Ikhwan Ponpes Nurul Azis DDI Barobbo Kecamatan Bontoramba kabupaten Jeneponto, yakni Ketua Yayasan Gusniati S.Ag.

” Sementara Rustang Halik S.Ag. M.a, yang dimintai klarafikasi oleh tim koalisi diruang kerjanya Selasa, (30/11/2021), mengakui bahwa dirinya sebagai pimpinan pondok pesantren Nurul Ikhwan dan tidak masuk dalam struktur kelembagaan Unit Pengelola Kegiatan dalam pembangunan gedung Workshop BLK Komunitas.”

” Namun ketua unit pengelola kegiatan yakni Ibrahim S.Pdi ” tambah Rustang Halik.

” Ditempat yang sama hal senada juga diungkapkan langsung oleh Ketua Yayasan Gusniati S.Ag, bahwa dirinya juga adalah ketua Unit Pengelola Keuangan sekaligus bendahara dalam pembangunan Gedung Workshop tersebut.” Ujarnya

Menurut pemantauan dari ketua Tim Lembaga Pemberantas  Korupsi (LPK) Provinsi Sulawesi Selatan Hasan Anwar kepada halilintarnews.id, mengatakan bahwa salah Satu Gedung Workshop BLK Komunitas Kejuruan Tekhnik Informatika Yayasan Nurul Ikhwan
menjelaskan semestinya harus mengacu kepada Juknis dan mengikuti mekanisme yang ada dalam Struktur Susunan Organisasi Kelembagaan dalam bantuan Pembangunan Gedung Workshop BLK Komunitas. dan tidak bisa mengambil apa yang menjadi kewenangan masing masing.

” Gusniati S.Ag, merupakan ketua yayasan Nurul Ikhwan diduga merangkap sebagai Ketua unit pengelola keuangan (Bendahara) dan didalam juknis tidak ada yang mengatur tentang hal tersebut ” Tegas anwar kepada halilintarnews.id

Hasan Anwar kembali menambahkan bahwa secara Sanksi Administratif dalam Juknis jelas sekali dikatakan bahwa dalam Penetapan dan Pembentukan Struktur baik Ketua Unit Pengelola Kegiatan dan Ketua Pengelola Keuangan ” Tidak Boleh Merangkap Suatu Jabatan “.

Ketua Yayasan dalam hal ini hanyalah Penanggungjawab Pimpinan Lembaga dan bukan Sebagai Ketua Unit Pengelola Keuangan (Bendahara). Sehingga Ketua LPK Sulsel Hasan Anwar, menilai Gusniati S.Ag, diduga sengaja melabrak Aturan dalam Juknis serta mekanisme yang ada serta menerapkan Sistem Struktur Kelembagaan yang amburadul” Tegasnya.

Setelah di Beritakan Media halilintarnews.id Pada Edisi Selasa 30/11/2021 Kemarin, Ketua Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Ikhwan Ponpes Nurul Azis DDI Barobbo
Rustang Halik S.Ag. M.a. Meminta Hak Klarifikasinya di Publikasikan.

Menurut Rustang Halik didampingi Bausad Nakku  mengatakan dihadapan media halilintarnews.id di kantor halilintarnews.id jalan Lingkar Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto, pada rabu 1/12/2021 mengatakan, kedatangan kami di kantor bapak ingin mengklarifikasi berita di atas, karena berita tersebut tidak benar jika Tim LPK Sulawesi Selatan menilai bahwa pembentukan struktur kepanitian Pembangunan BLK atas kemauan kami, ungkap Rustang Halik,

Selain itu Ketua Yayasan Nurul Ikhwan Gusniati S.Ag merangkap sebagai ketua unit pengelola keuangan alias bendahara, tersebut, sebelumnya kami telah melakukan rapat kepengurusan yang telah di sepakati,

“Setelah melakukan rapat kepengurusan tersebut dan disepakati oleh BLK Provinsi,” tutup Rustang Halik.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here