Beranda BANTAENG “Akibat Garis Zona Merah Badan Jalan, Mobil Hilux Hantam Mobil Pemadam dan...

“Akibat Garis Zona Merah Badan Jalan, Mobil Hilux Hantam Mobil Pemadam dan Pohon Raksasa

143
0


HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Sejak adanya garis Zona merah sekolah yang terpasang di badan jalan poros Provinsi menuai sorotan para pengemudi roda empat dan roda dua lantaran seringnya terjadi kecelakaan maut di tempat itu.

 

Gari Zona Merah Yang Telah di Cat di Badan Jalan Poros Provinsi

Hal ini kembali terjadi kecelakaan lalu lintas sebuah mobil Toyota Hilux Pic Up warna hitam dengan Nompol DD 8890 FA, menghantam mobil pemadam dan pohon raksasa di tepi jalan raya, tepatnya di depan SDN Batu Labbu jalan Andi Mannappiang Kelurahan Lamalaka Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan, pada Minggu 27/11/2021, sekitar pukul 15.30 wita.

Menurut sopir mobil Toyota Hilux Riski dihadapan halilintarnews.id dilokasi mengatakan,” saya dari Kabupaten Bulukumba tujuan pulang ke rumah di kampung Kaili Kecamatan Bissappu sesampai garis Zona merah Sekolah tiba tiba mobil saya oleng di akibatkan garis Zona merah yang terpasang di badan jalan yang sangat licin, sehingga saya tidak bisa mengendalikan membanting setir akhirnya mobil pemadam dengan arah yang sama, saya tabrak dan bannya bagian depan sebelah kiri terlepas hingga mobil toyota Hilux menghantam pohon besar itu. Jelas Riski.

“Bagaimana tidak licin di aspal itu di cat berwarna merah jika kena air pasti licin mengakibatkan rawan kecelakaan,” katanya.

Mobil Toyota Hilux tidak ada muatan hanya sopir saja.

“Reski menjelaskan selama ada terpasang garis zona merah itu sering kali ada kecelakaan maut, beruntung saya tidak apa apa mungkin Allah masih melindungi saya,” kata Reski.

Hal senada pemilik mobil Toyota Hilux Darwin kepada halilintarnews.id menjelaskan,” Saya sesalkan kepada Pemerintah Kabupaten Bantaeng memasan garis Zona merah tepatnya di badan jalan poros Provinsi yang sangat membahayakan bagi para pengemudi, selain itu hanya pemborosan uang Negara saja,” kesal Darwin.

Baca Juga :  Jelang Peringatan HUT Korpri ke-50, Bupati Bantaeng Gelar Anjangsana Sebagai Wujud Persatuan

“Garis Zona merah yang terpasang di badan jalan tersebut sering terjadi kecelakaan maut mulai dari depan sekolah Pa’jukukang, Desa Rappoa, Lasepang, Pasorongi, olehnya itu kami meminta kepada pihak terkait yang memasang garis Zona merah tersebut agar dihilangkan secepatnya sebelum terjadi banyak korban,” tegas Darwin.

Beruntung kecelakaan ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, hanya mobil Toyota Hilux mengalami kerusakan berat bagian kepala sebelah kiri, ban terlepas dan kaca besar pecah, dan kerugian di perkirakan puluhan juta rupiah, ungkap Darwin.

Masih kata Darwin,” semestinya yang memasang garis Zona merah ikut bertanggung jawab jika terjadi kecelakaan karena membuat garis rawan kecelakaan, kata Darwin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here