Beranda BULUKKUMBA

Bupati Launching dan Serahkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif

59
0


Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

HALILINTARNEWS.id, BULUKUMBA –Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf melaunching sekaligus menyerahkan bantuan kepada kelompok penangkaran ternak Batumattimboe Desa Palambarae Kecamatan Gantarang. Bantuan Berupa Ternak Sapi disaksikan Wakil Bupati Edy Manaf, Ketua DPRD H. Rijal, Dindim 1411 Joko Triyanto, Kadis Sosial Syarifuddin da Kepala Desa Palambarae Umar, Senin 9 Agustus 2021.

Bupati dalam sambutannya mengatakan, penyerahan bantuan ini harus kita maknai sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi saudara-saudara kita yang saat ini berjuang untuk mendapatkan pekerjaan dan penghasilan yang layak.
Ibaratnya Pemerintah memberikan alat pancing bukan ikannya, dengan tujuan bahwa ternak sapi ini akan dipelihara dan dikembangbiakkan, bukan untuk langsung dijual, kata Bupati Bulukumba.

Bupati memberi motivasi bahwa jika usaha ternak sapi ini ditekuni dan dikembangkan, justru akan bisa menambah penghasilan dan tenaga kerja yang baru, ujarnya.
Saya mengharapkan kepada seluruh penerima ternak sapi ini untuk memanfaatkan sebaik-baiknya bantuan tersebut,

Pelihara dan rawat dengan baik sehingga pada akhirnya ternak sapi ini berkembang dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
Bupati juga menegaskan bahwa pembangunan sektor peternakan, sudah menjadi komitmen dari pemerintah, yang menginginkan daerah ini menjadi kawasan pengembangan sapi, khususnya sapi potong.

Oleh karena itu tambahnya, Kabupaten Bulukumba ini ditunjang dengan potensi sumber daya alam yang bagus dan cocok untuk pengembangan sapi ke depannya.
Dalam rangka pengembangan sektor peternakan, Kabupaten Bulukumba menjajaki kerjasama dengan perusahaan Peternakan asal Australia, Arkaba Farm yang telah berkunjung ke Bulukumba untuk melihat langsung potensi peternakan di Kabupaten Bulukumba.

“Rencananya, kerjasama peternakan ini pada aspek pengembangan sumber daya manusia para peternak kita agar sektor peternakan kita lebih berkembang. termasuk menyiapkan lahan untuk pengembalaan, saya sudah meminta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan sebagai leading sektor diharapkan mampu mengelola sektor ini dengan visi yang berkemajuan, yaitu penyiapan infrastruktur, penyuluhan dan pendampingan pada kelompok ternak, dalam upaya penyediaan pangan ternak (daging), serta mendorong peningkatan ekonomi masyarakat dan penciptaan lapangan kerja melalui sektor peternakan”.

Baca Juga :  Sinergi Cegah Berantas Penyalahgunaan Narkotika, Pemkab Bulukumba dan BNNP Sulsel Gelar Sosialisasi P4GN

Begitu pula kepada para kelompok ternak atau komunitas ternak sapi, kita harus yakin dan percaya bahwa pilihan menjadi peternak adalah pilihan yang tepat, dalam meningkatkan kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan warga masyarakat.

Para peternak harus selalu berpikir bagaimana usaha ternak itu dapat dikembangkan dengan memaksimalkan potensi yang ada.
Usaha ternak sapi merupakan salah satu usaha yang cukup menjanjikan. Terlebih, sekarang ini permintaan akan daging sapi dan susu semakin meningkat.
Usaha ternak sapi bisa dikatakan susah-susah gampang, membutuhkan modal dan tenaga ekstra serta waktu yang cukup lama hingga sapi tumbuh dewasa dan siap dijual.

Namun, jika dijalankan dengan serius, bisnis ini bisa memberi keuntungan yang tidak kecil jumlahnya.
Usaha ternak sapi yang kita jalankan sebagian besar merupakan peternakan berskala kecil dan masih dilakukan secara tradisional serta sangat minim teknologi.
Bupati juga menyampaikan, para peternak kita pada umumnya belum serius untuk mengembangkan usaha ternaknya dan hanya dijadikan pekerjaan sampingan di sela-sela pekerjaaan utamanya.
Dalam hal ini, sapi hanya seringkali berfungsi sebagai asuransi atau tabungan semata.

Olehnya itu pada kesempatan ini, saya mengajak para anggota komunitas ternak untuk lebih serius dalam pengembangan ternak ke depan, mulai dari pembibitan, pembesaran, dan penggemukan sampai pada siap dijual secara mandiri, ajak Bupati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here