Beranda BANTAENG

Polres Bantaeng Undang Jurnalis Gelar Konferensi Pers, Dua Pelaku Pembunuhan Anak Terungkap

461
0


HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Polres Bantaeng undang Jurnalis menggelar Konferensi Pers terkait pembunuhan anak di jalan Sungai Calendu Kampung Kalimbaung Kelurahan Mallilingi Kecamatan Bantaeng Kabupateng Bantaeng.

Kegiatan komferensi Pers dilaksanakan di halaman Mapolres Bantaeng jalan Sungai Bialo Kelurahan Lembang Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan pada senin 8/2/2021 pukul 9.00 wita.

Menurut Kapolres Bantaeng AKBP Rachmad Sumekar SIK, M.SI menjelaskan bahwa korban T bin Syahrir Baso (19) pekerjaan buruh bangunan alamat kampung Lembang-lembang Kelurahan Pallantikan Kecamatan Bantaeng meninggal dunia, sementara F bin Rappung (14) mengalami luka berat dan patah-patah pekerjaan buruh bangunan, alamat kampung Bisampole Kelurahan Pallantikan Krcamatan Bantaeng, jelas Kapolres Rachmat Sumekar.

Kedua tersangka sedang berada di tahanan Mapolres Bantaeng yakni, AK (19) alamat jalan Sungai Celedu Kampung Mappilawing Kelurahan Mallilingi Kecamatan Bantaeng dan AA (19) alamat Sungai Celendu Kampung Mappilawing Kelurahan Mallilingi Kecamatan Bantaeng, kata Rachmat Sumekar.

“Tersangka AK dan AA berada didekat rumahnya dipinggir jalan di Kampung Mappilawing jalan Sungai Calendu Kelurahan Mallilingi Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng bersama tema-teman sedang nongkon, kemudian melintas saudara Korban T dan F memancing keributan dengan cara menggas-gas sepeda motornya, pada rabu 27/1/2021, sekitar pukul 20.00 wita – 21.30 wita.

Kemudian tersangka AK mengajak AA mengejar dengan menggunakan 1 unit sepeda motor merk Yamaha Fino milik tersangka AA. Tersangka AA yang mengemudikannya, namun kehilangan jejak di jalan Lingkar Kampung Jagung Kelurahan Mallilingi Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng.

“Saat berada di jalan Lingkar tersangka AA meminta berhenti karena ingin buang air kecil, di tenpat kencingnya disebuah pohong dirinya menemukan sebilah parang berhulu tanpa sarung dan mengambilnya, sedang tersangka AA pergi ke warung membeli rokok.

Selanjutnya tersangka AK mengarahkan sepeda motor untuk kembali pulang ke kampunh Mappilawing, tapi saat itu melintas di depan mereka sepeda motor F1Z R, yang masih berboncengan dengan orang yang sama, sehingga tersangkapun kembali mengejar sepeda motor tersebut, sampai diperempatan Kampung Allu, Kampung Bissampole, dan saat tersangka berbelok kejalanan menuju kampung Bissampole, ternyata dibelokan tersebut, banyak teman pengendara sepeda motor F1Z R, dan mereka melempari kedua tersangka menggunakan batu, setelah itu mengejar tersangka dengan dengan jumlah sekitar 5 sepeda motor, termasuk sepeda motor Yamaha F1ZR, kata Kapolres Bantaeng.

“Mendengar teriakan tersebut tersangka AK berhenti di pertigaan diikuti oleh AA yang memegang sebilah parang panjang.

Melihat kejadian tersebut kedua tersangka langsung kabur dan bersembunyi di rumah Omnya di Kampung Pasorongi Kelurahan Lamalaka Kecamatan Bantarng.

Kedua tersangka mendengar informasi bahwa korban T dan F celaka bahkan T meninggal dunia, kedua tersangka langsung menyerahkan diri ke Kantor Polres Bantaeng, ungkap Kapolres.

Ia menambahkan adapun barang bukti yang diamankan, 1 unit sepeda moto merk Yamaha Fino warna coklat nomor rangka MH3SE88DOLJ244503, nomor mesin E3R2E-2809004. Satu unit sepeda motor merk Yamaha F1ZR earna hitam. 1 bilah parang yang berhulu dengan panjang 55 Cm dan lebar 5 Cm. Satu bilah badik berhulu dan bersarung, jelasnya.

Tersangka AK dikenakan pasal 351 ayat 3 JO pasal 55 KUHP dan pasal 80 ayat 2 JO. Pasal 76 C UU. RI no.35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU.RI No 23 tahun 2002 perlindungan anak. Dan tersangka AA dikenakan pasal 351 ayat 3 KUHP dan pasal 80 ayat 2 JO. Pasal 76 C UU RI no. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI no. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Penulis : Red
Editor    : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here