Beranda Berita Utama

“Ortu dan Anak Asal Jeneponto Diduga Hamili Gadis Ternate, Jadi DPO Polres Sula Malut

2046
0


Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

HALILINTARNEWS.id, SULA MALUT — Lelaki inisial AZ bin RS kelahiran Kampung Parappa Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan, diduga menghamili gadis asal Ternate Maluku Utara, kini masuk target Daftar Pencarian Orang (DPO) lantaran diduga melakukan kekerasan dan lari dari tanggung jawabnya.

Awalnya AZ bin RS berangkat ke Palu Sulawesi Tengah , dengan tujuan berjualan kosmetik dan minyak wangi, sambil berderma meminta sumbangan untuk salah satu Panti Asuhan di Makassar.

Di Kota Palu bertemu seorang gadis sebut saja Melati (nama samaran). AZ langsung tergiur dan cinta dan mengaku masih bujang, dengan pengakuan masih bujang sehingga orang tua Melati merestui hubungannya. AZ berjanji akan meminang Melati dengan mahar kawin Rp.30 juta plus pesta.

Mendengar mulut manis AZ orang tua Melati tidak keberatan untuk membawa anaknya kemana saja. AZpun merasa bangga berhasil memperdayai Melati. Lalu di bawanya Melati ke Ternate Maluku Utara berbisnis Parfum.

Hari demi hari hubungan intim di lakukan layaknya suami istri di kos kosannya di kelurahan Bastiong kota Ternate , tak terasa Melatipun berbadan dua (Hamil ), mendesak AZ untuk segera menikahinya.Atas desakan, tersebut AZ mulai menjauh, menghindar lari ke Subaim Wasilei Kabupaten Halmahera Timur.

Melati menyusul ke Subaim, sesampai di Subaim Melati berhadapan dengan Ibu AZ, ternyata kedua orang tua AZ ikut serta berjualan parfum dan buku buku pendidikan agama.

Singkat cerita Melati mengaku menyusul ke subaim mencari AZ untuk minta tanggung jawab. “Saya ini sudah hamil, dan yang menghamili saya adalah AZ anak ibu , ujar Melati di hadapan kedua orang tua AZ

Bukannya jawaban manis dari mulut istri Abd.RS ibu AS, melainkan segenggam lombok yang sudah di tumbuk lalu di gosokkannya ke wajah
Melati sambil mengumpak memaki Melati dengan kata kata kotor.

“Swungguh biadap ibunya AZ istri dari Abd.RS tegah menyerang Melati dengan segemgam lombok yang sudah di tumbuk di gosokkannya ke wajah Melati.

Melati (nama samaran) mangeran kesakitan lalu beranjak ke polsek Wasilei melapor, hanya karena hari pelaporan Melati tepat hari minggu sehingga petugas tidak bertindak hanya berjanji besok hari senin baru di usut.

Karena kedua orang tua AZ mengetahui dirinya telah di laporkan ke Polsek setempat, Kedua orang tua AZ yakni Abd RS dan SRI keburu meninggalkan Subaim Wasilei menuju Sofifi Kepulauan Tidore Maluku Utara.

“Akhirnya SRI ibu AZ lolos dari kejaran polisi Wasilei. MLpun kembali ke Bastiong Ternate menunggu kedatangan AZ untuk bertanggung jawab atas kehamilannya.

“Ternyata AZ pun tidak muncul, bahkan hanya SMS yang di terima Melati. Isi Sms tersebut menyuruh menyusul ke Sanana Ibukota kepulauan Sul, dengan berdalih, nanti mereka akan menikah di Sanana kata AZ melalui pesan seingkatnya ke Melati.

“Kehamilan Melati sudah beranjak tiga bulan lebih, kehamilan saya sudah tiga bulan lebih ujar Melati kepada halilintarnews.id, saat keluar dari polres Kepulauan Sula malaporkan nasibnya, pada 3/2/2021.

Di hadapan petugas Melati mengibah agar AZ yang menghamilinya di segera di tangkap, ungkap Melati.

“Saya di suruh datang ke Sanana oleh AZ dengan iming iming menikah, sesampai saya di sana ternyata AZ kabur dari Sanana dengan membawa sepeda motor milik penginapan Sulawesi Sanana, kata Melati (nama samaran)

“Sudah satu bulan lebih meninggalkan Penginapan dan membawa motor saya kata pemilik penginapan.
Informasi yang di himpun menyebutkan bahwa AZ tidak bisa menikahi Melati karena AZ punya anak istri di Parappa Kecamatan Kabupaten Jeneponto.

Diketahui AZ adalah pernah tersandung penyalagunaan Narkoba Sabu sabu, sudah dua kali keluar masuk lembaga pemasyarakatan di NTB. Dan kini melanglang buana dengan berkedok penjual parfum, jalas Melati.

Informasi terakhir yang di terima bahwa AZ minta pada Melati ke Namlea Maluku, nanti kita nikah di sana pinta AZ lewat sms, namun Melati keberatan atas ulah AZ minta diproses hukum saja, tegas Melati (Nama samaran)

Sampai berita ini ditayangkan AZ masih dalam pengejaran polisi ujar Aiptu Abd.Manaf.

Penulis : Akhmad Basir Noer
Editor    : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here